MATERI AKUNTANSI DASAR KELAS X AKL

KD.3.5 PRINSIP DASAR AKUNTANSI



Dalam Akuntansi perlu dan dibutuhkan prinsip dalam mengaturnya, karena setiap pencatatan dan perencanaan keuangan yang dicatat harus sesuai dengan Prinsip yang disepakati

Berikut ini terdapat 5 Prinsip Dasar dalam Akuntansi, yaitu :

1. Prinsip Biaya Historis (Historical Cost Principle)
Perusahaan di wajibkan untuk memperlakukan sebagian besar aktiva dan kewajiban dilaporkan dan di catat sesuai harga akuisi. Hal tersebut di maksudkan karena Biaya dapat di andalkan dengan keunggulan lebih baik di bandingkan dengan penilaian lainnya.

2. Prinsip Pengakuan Pendapatan (revenue recognition principle)

Pendapatan biasanya di akui sebagai pendapatan ketika telah di realisasikan dan hal tersebut yang biasa di kenal sebagai prinsip pengakuan pendapatan. Lalu kapan pendapatan itu di katakan di realisasikan ?. Pendapatan baru di katakan terealisasi saat produk barang atau jasa telah di tukar dengan kas atau klaim atas kas.

3. Prinsip Penandingan (Matching Principle)

Prinsip penandingan adalah ketika perbandingan dapat di lakukan antara pendapatan dan biaya untuk memperoleh pendapatan tersebut. Perlu untuk di ingat, beban yang di maksud adalah beban yang secara langsung memberikan kontribusi dalam memperoleh pendapatan tersebut. Atau dengan kata lain bahwa proses pencapaian (Beban) dapat di bandngkan dengan hasil pencapaian (Pendapatan) dengan sebuah catatan bahwa hal tersebut masuk akal (rasional) dan bisa di terapkan.



4. Consistency Principle atau Prinsip Konsistensi.

Agar supaya laporan keuangan bisa kita bandingkan dari tahun ke tahun, maka metode dan prosedur yang kita gunakan dalam proses akuntansi harus diterapkan secara konsisten dari tahun ke tahunnya. Sehingga jika nanti terdapat perbedaan, maka kita bisa segera mengetahuinya bahwa perbedaan itu bukanlah selisih akibat dari penggunaan metode yang berbeda. Bukan berarti konsistensi dimaksudkan sebagai larangan dalam mengganti metode, tapi masih ada kemungkinan untuk melakukan perubahan metode yang sudah dipakai.

5. Prisip Pengungkapan Penuh (Full Disclosure Principle)

Prinsip pengungkapan penuh adalah proses yang biasa di lakukan dalam menyajikan sebuah informasi yang di pandang cukup dan dapat dijadikan penilaian dan pengambilan sebuah keputusan. Maksudnya adalah bahwa informasi keuangan yang ada dalam laporan keuangan menggambarkan serangkaian penilaian.



TUJUAN AKUNTANSI
Tujuan akuntansi adalah untuk menyediakan informasi keuangan suatu usaha. Informasi keuangan tersebut biasanya meliputi kinerja, posisi keuangan, serta arus kas perusahaan. Informasi keuangan dirangkum dalam bentuk laporan keuangan…Jadi yang menjadi catatan “penting” disini adaLah bahwa output dari Akuntansi yaitu Laporan Keuangan

Dalam pencatatan Akuntansi dikenal istiLah SISTEM DOUBLE ENTRY. Dan Laporan Keuangan yang dibuat sangat dibutuhkan oleh pihak-pihak terkait yang membutuhkan Informasi Keuangan Perusahaan.

KOMPONEN DALAM AKUNTANSI
Komponen di dalam akuntansi atau sering disebut akun dalam akuntansi adalah sebagai berikut :
       1. Asset (Harta)
       2. Liabilities (Kewajiban)
       3. Equity (Ekuitas)
       4. Income (Pendapatan)
 5. Expenses (Beban)








TUGAS KELOMPOK

Cari dan kerjakan dibuku masing-masing

  1. Dalam pencatatan Akuntansi dikenal Sistem Double Entry. Apa yang dimaksud dengan "SISTEM DOUBLE ENTRY" ?
  2. Output dari Sistem Akuntansi adalah Laporan Keuangan. Laporan Keuangan digunakan sebagai Informasi Keuangan Perusahaan. Sebutkan dan Jelaskan siapa sajakah pihak-pihak terkait yang membutuhkan Laporan Keuangan sebgai Informasi Keuangan  !! (berikan contohnya masing-masing)
  3. Jelaskan Komponen utama dalam Akuntansi !! (Assets, Liabilities, Equity, Income, Expenses)
  4.  Siapa sajakah pihak yang berkepentingan dalam pembuatan Laporan Keuangan ?
  5. Hal-hal apa sajakah yang membuat Laporan Keuangan diakui kredibilitasnya ?
  6. Output dari Akuntansi adalah Laporan Keuangan. Sebutkan dan jelaskan ada berapa jeniskah Laporan Keuangan ?